Latest Posts

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 4 (338)

  Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 4 (338) Empat Jenis Pengamatan : 1. Mengamati sebab dan kondisi 2. Mengamati buah dan akibat 3. Mengamati tubuh diri sendiri 4. Mengamati tubuh Tathagata Saudara se-Dharma sekalian, kita semua harus…
Read more

Sanubari Teduh – Empat Landasan Perenungan – Bagian 3 (337)

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 3  (336)    Saudara se-Dharma sekalian, setiap hari dan setiap saat, kita hendaknya selalu berinstrospeksi adakah hari ini kita membangkitkan ketamakan atau membangkitkan nafsu keinginan ? Jika nafsu keinginan dan ketamakan bangkit,…
Read more

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 2 (336)

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 2 (336) Lebih lanjut, membangkitkan empat jenis pengamatan sebagai metode terampil untuk memadamkan kesalahan. Apakah Empat itu ? Pertama, mengamati sebab akibat, Kedua, mengamati buah dan akibat, Ketiga, mengamati tubuh diri sendiri,…
Read more

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 1 (335)

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 1 (335) Tanpa sanjungan kosong dan rintangan. Kebenaran ini adalah saat yang tepat untuk menumbuhkan kebajikan dan memadamkan keburukan. Lebih lanjut, membangkitkan empat jenis pengamatan sebagai metode terampil untuk memadamkan kesalahan. Saudara…
Read more

Sanubari Teduh – Batin Hening Tanpa Rintangan (334)

Sanubari Teduh – Batin Hening Tanpa Rintangan (334)   Saudara se-Dharma sekalian, dalam kehidupan sehari-hari, kita harus menjaga pikiran dengan baik. Pikiran ini bagaikan seekor binatang buas ditengah hutan. Disaat kita kurang berhati-hati, disekeliling kita akan ada bahaya mengintai. Tujuan…
Read more

Sanubari Teduh – Sepuluh Paramita (333)

  Sanubari Teduh – Sepuluh Paramita (333) Saudara se-Dharma sekalian Dharma bagaikan air yang dapat membersihkan kotoran. Segala sesuatu di alam tidak bisa kekurangan air. Sebagai manusia yang hidup, jika kekurangan air, kita tidak dapat membersihkan kotoran. Bukankah kehidupan kita…
Read more

Sanubari Teduh – Tujuh Faktor Pencerahan (332)

Sanubari Teduh – Tujuh Faktor Pencerahan (332) 37 Faktor Pencerahan : Empat Landasan Perenungan, Empat Usaha Benar, Empat Landasan Kekuatan Batin, Lima Akar, Lima Kekuatan, Tujuh Faktor Pencerahan, Delapan Ruas Jalan Mulia.   Saudara se-Dharma sekalian, Buddha berarti Yang Sadar….
Read more

Sanubari Teduh – Lima Kekuatan (331)

Sanubari Teduh – Lima Kekuatan (331) 37 Faktor Pencerahan : Empat Landasan Perenungan, Empat Usaha Benar, Empat Landasan Kekuatan Batin, Lima Akar, Lima Kekuatan, Tujuh Faktor Pencerahan, Delapan Ruas Jalan Mulia.   Saudara se-Dharma Sekalian, setiap hari saya selalu berulang…
Read more

Sanubari Teduh – Lima Akar (330)

Sanubari Teduh – Lima Akar (330)   Saudara se-Dharma sekalian, keyakinan adalah ibu dari segala pahala dalam jalan pelatihan yang menumbuhkan segala akar kebajikan. Sepertinya kita sering mendengar ini. Benar, berhubung sering mendengarnya, maka kita harus merealisasikannya. Akar dan kekuatan…
Read more

Sanubari Teduh – Empat Landasan Kekuatan Batin (329)

Sanubari Teduh – Empat Landasan Kekuatan Batin (329) 37 Faktor Pencerahan : Empat Landasan Perenungan, Empat Usaha Benar, Empat Landasan Kekuatan Batin, Lima Akar, Lima Kekuatan, Tujuh Faktor Pencerahan, Delapan Ruas Jalan Mulia. Saudara se-Dharma sekalian setiap orang memiliki harapan….
Read more