Master Cheng Yen Bercerita – Batang Besi dan Sapi Betina (080)

Sharing is caring!

Master Cheng Yen Bercerita – Batang Besi dan Sapi Betina (080)

 

Video Youtube : https://youtu.be/O_e7JaKsxIQ

 

Dengan memiliki hati penuh cinta kasih dan welas asih, secara alami hati kita akan secara lapang. Hati yang lapang seluas laut dan langit membuat batin kita terasa damai dan membuat kita dapat merangkul semua makhluk. Hati yang seluas jagat raya dapat membuat hidup kita tenang dan damai. Jika kita dapat mempertahankan hati seperti ini, maka semua orang di dunia ini akan hidup bagaikan satu keluarga. Kita semua hidup di kolong langit dan diatas bumi yang sama. Dunia ini bagaikan satu rumah besar.

 

Saat kita menggunakan cinta kasih dan welas asih yang setara untuk memandang semua makhluk,  maka semua aorang bagaikan saudara kita. Setiap orang dapat hidup harmonis dan hidup berdampingan dengan alam. Kehidupan yang tenang dan damai seperti ini merupakan kebahagiaan. Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah saat hidup kita penuh dengan cinta kasih. Cinta kasih merupakah berkah.

 

BATANG BESI DAN SAPI BETINA

Di Zhejiang, Tiongkok, ada seorang pejabat Mentri. Pejabat itu memiliki seorang anak. Suatu hari anak itu melihat sebuah stan  peramal di pinggir jalan. Karena merasa tertarik, ia bertanya, “Ramalan anda sangat tepat.” “Anda ramallah saya“, “ Apakah saya memiliki nasib yang baik?” Peramal itu meramalkannya dan berkata, “ Kamu memang bernasib baik” “ Kamu terlahir di keluarga pejabat yang sangat berada” “ Akan tetapi kamu pendek umur” “ Kamu hanya dapat hidup sekitar 18 tahun”  Setelah mendengarnya, dia merasa sangat sedih. “ sekarang saysa berusia 17 tahun, bukankah itu berarti waktu saya hanya tersisa satu tahun saja ?

 

Tidak lama kemudian ayahnya di mutasikan kerja. Untuk merayakan  kedatangan pejabat baru, maka diadakanlah perjamuan. Saat sang ayah sibuk berbicara dengan orang, anak muda ini berjalan ke dapur. Dia melihat di depan dapur ada banyak sapi. Dia lalu menghitungnya. “ Ada 8 ekor semuanya “ “ Mengapa ada banyak sapi di sana ? “ “ Ini lauk untuk perjamuan nanti.” Jawab juru masak. Juru masak itu mengambil  batang besi yang tajam, dan meletakkannya diatas tungku. Besi-besi itu di bakar sampai warna merah. “ Semua sapi disini adalah sapi betina yang sudah melahirkan anak dan memiliki susu .” “ Besi-besi yang panas ini ditancapkan ke bagian dada sapi.” “ Setelah susunya membeku, baru di cabut keluar.” Delapan ekor sapi ini diperuntukkan untuk membuat menu ini.” Setelah mendengarnya, anak ini merasa sungguh kejam.

 

Dia pun memohon kepada ayahnya agar mengeluarkan larangan bagi rakyat untuk mengkomsumsi menu ini. Ayahnya pun mengeluarkan larangan itu. Delapan ekor sapi itu berhasil diselamatkan. Rakyat di seluruh kota itu pun menerima larangan itu. Setelah itu, anak muda itu bermimpi. Delapan ekor sapi itu bersujud untuk berterima kasih padanya. Lalu ada makhluk Surgawi yang datang mengucapkan selamat padanya.  Bapak tua itu berkata “ Mulanya usiamu hanya sampai 18 tahun” “ Namun karena kamu menyayangi makhluk hidup, maka usiamu di tambah 80 tahun.” Anak mudaitu akhirnya menjadi pejabat. Dia meninggal di usia 90an tahun, tanpa menderita penyakit. Ini adalah sebuah kisah zaman dahulu di Tiongkok.

 

Setiap orang memiliki sifat bajik untuk melindungi kehidupan, hanya saja hati nurhani sebagian besar orang sudah tertutupi. Demi memenuhi nafsu makan sesaat, manusia menyantap daging hewan.    Jika dapat mengembangkan cinta kasih universal , maka kita dapat melindungi semua makhluk. Dengan adanya hati penuh cinta kasih, maka semua makhluk di dunia dapat hidup aman dan tentram. Jika membangkitkan niat buruk, maka makhluk hidup di dunia akan menderita. Semua itu tergantung pada sebersit niat manusia.

 

Jika setiap orang dapat bersama-sama membangkitkan hati penuh cinta kasih, maka hubungan antar sesama di dunia akan harmonis. Jika demikian, bukankah akan tercipta Tanah Suci di dunia ? Sayangnya, pikiran manusia sangat mudah berubah. Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda. Di dalam satu keluarga, setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda-beda. Mereka tak memiliki pola pikir yang sama. Terlebih lagi, makhluk hidup di dunia begitu banyak. Semua orang memiliki pola pikir dan pandangan yang berbeda-beda.

 

Di dunia ini, manusia merupakan makhluk yang tercedas. Sebersit niat penuh cinta kasih dapat melindungi semua makhluk di dunia. Jika setiap orang dapat memiliki hati penuh cinta kasih, bukankah dunia ini   akan aman dan tentram ?

 

Demikianlah dituliskan kisahnya dari video Master Cheng Yen Bercerita – Batang Besi dan Sapi Betina (080) https://youtu.be/O_e7JaKsxIQ

 

Master Cheng Yen Bercerita : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA : Channel  Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF
Setiap Sabtu  18.30 WIB; Tayang ulang: Sabtu 22.00 WIB, Sabtu (Minggu berikutnya)  06.00 WIB
TV Online : https://www.mivo.com/#/live/daaitv

GATHA PELIMPAHAN JASA
Semoga mengikis habis Tiga Rintangan
Semoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran
Semoga seluruh rintangan lenyap adanya
Dari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva

 

 

Sharing is caring!