Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 10 (344)

Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 10 (344)

Saudara se-Dharma sekalian, setiap hari pada saat-saat ini, batin kita seharusnya sangat tenang. Apakah kalian semua dapat mencapai kondisi batin yang hening dan jernih serta tekad yang luas dan luhur, teguh tak tergoyahkan dalam masa tak terhingga ? Kondisi yang demikian, apakah batin kalian dapat merasakannya ? Ketika sampai pada diri yang hening. Artinya kondisi luar tak bisa    mengacaukan batin kita.  Batin kita tetap bisa hening dan jernih. Jika batin kita dapat senantiasa hening dan tidak tergoyahkan, maka tekad yang sudah kita bangkitkan akan sangat besar.

 

Berhubung tidak terpengaruh oleh segala gangguan di dunia, maka tekad kita bisa luas dan luhur serta tak tergoyahkan. Batin kita bisa sangat lapang. Ini bertahan dalam waktu panjang. Inilah kondisi pelatihan diri. Dengan demikian pikiran kita akan sangat detail. Segala sesuatu di dunia ini ddapat diserap sebagai  Dharma. Segala sesuatu yang di dunia, baik yang berwujud, bersuara, maupun yang tidak, asalkan ­­­batin kita memperhatikan dengan hening semuanya adalah pembabaran Dharma. Semuanya terpapar di hadapan kita dan membabarkan Dharma bagi kita.

 

Dengan senantiasa menjaga keheningan batin, tidak terpengaruh oleh segala kesulitan dan kerisauan, maka akan dapat merasakan bahwa segala sesuatu baik yang berwujud maupun tidak, bersuara maupun tidak semuanya adalah Dharma.

 

Ketiga adalah pengamatan terhadap tubuh sendiri. Meski memiliki sebab langsung hakikat kebuddhaan, tetapi tertutup oleh hutan gelap noda batin. Tanpa kekuatan mengakhiri sebab, hakikat ini tidak dapat memancar.

 

Kini aku seharusnya membangkitkan pikiran unggul untuk menghancurkan rintangan kekeliruan dan kegelapan batin serta memutus penderitaan palsu kelahiran kembali; memancarkan kebijaksanaan cemerlang Tathagata. Membangun buah Nirvana yang tiada banding.

 

Setiap orang memiliki hakekat kesadaran sejati, hanya saja tertutup oleh kegelapan batin. Dengan senantiasa menggunakan Dharma di dalam keseharian untuk melenyapkan noda dan kegelapan batin, barulah bisa memancarkan kebijaksanaan cemerlang Tathagata, membangun buah nirvana yang tiada banding.

 

Harap semua orang selalu bersungguh hati untuk mengamati tubuh diri sendiri, mengamati sebab dan kondisi, serta mengamati hukum sebab akibat. Jadi, harap semua selalu bersungguh hati.

 

 

Empat Jenis Pengamatan :

1.   Mengamati sebab dan kondisi

2.   Mengamati buah dan akibat

3.   Mengamati tubuh diri sendiri

4.   Mengamati tubuh Tathagata

 

 

Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh – Empat Jenis Pengamatan – Bagian 10 (344) https://youtu.be/LxGk-4Igvc0

 

 

Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :
Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB

Channel  Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF
TV Online : https://www.mivo.com/#/live/daaitv

 

 

GATHA PELIMPAHAN JASA
Semoga mengikis habis Tiga Rintangan
Semoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran
Semoga seluruh rintangan lenyap adanya
Dari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva